BAB I
DILEMA KEMAJUAN TEKNOLOGI DAN ILMU ALLAH SWT DI ZAMAN MODERN
(part 1)
Islam
dan aqidahnya telah lama wujud, sejak wujudnya manusia pertama kali yaitu Adam
AS sampailah ke hari ini yaitu didalam kurun waktu abad ke-21 yang disifatkan
oleh manusia sejagat raya ini sebagai zaman kemuncakan tamadun manusia dan
tidak kurang pula dikalangan cerdik pandai dunia menyifatkan masa kini sebagai
zaman sains dan teknologi ataupun seperti yang ada di film-film yaitu zaman
perang dilangit (Star Wars) dan Islam akan hidup terus yakni wujud sampailah
dunia yang fana ini kiamat.
Islam
adalah syariat hidup manusia yang diakui oleh ALLAH SWT akan kesempurnaannya,
yang tidak berbanding hilang dan ianya juga merupakan satu-satu alternatif
yakni merupakan pilihan cara hidup yang terbaik didalam alam maya ini dan juga
bagi kehidupan diakhirat nanti.
Syariat
islam, aqidah Islam bersama dengan ilmu ALLAH telah berkembang dari satu dekade
ke satu dekade, dari pada satu zaman ke satu zaman, dari pada seorang Nabi ke
seorang Nabi, dari pada seorang Rasul ke seorang Rasul yang lain dan ianya
berkembang sampai ke pada tahap yang paling lengkap dan sempurna di Zaman
Rasulullah SAW.
Syariat
hidup secara Islam, teknologi Islam, dan Ilmu Allah juga turut sama berkembang
seiring dengan ketinggian tamadun manusia dari pada satu dekade ke satu dekade
sampailah ke suatu tahap derajat teknologi yang paling tinggi dan sempurna. Selanjutnya
sampai menjangkautahap kepintaran pemikiran manusia dan juga terkeluar jauh
dari pada tahap-tahap pencapaian daya pikir manusia. Seluruh kesempurnaan islam
dari aspek pelaksanaan dan pengurusan dalam segi ekonomi, politik, sosial,
budaya, ilmu teknologi dan sebagainya semuanya ada dan telah sempurna. Sebagaimana
telah mendapatkan pengiktirafan dari ALLAH SWT yang disampaikan kepada baginda
Rasulullah SAW setahun sebelum Wafat. Sebagai mana firman ALLAH SWT di dalam
Al-Quran Surat Al-Maidah ayat 3.
Yang Artinya
: Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang
disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh,
yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu
menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan
(diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak
panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa
untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan
takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah
Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan
telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa
karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang.
Dalam
konteks Syariat hidup, ALLAH SWT telah mengajar dan menggariskan
peraturan-peraturan (undang-undang) hidup manusai dengan manusia, hubungan
manusia dengan alam ghaib, hubungan manusia dengan teknologi, hubungan manusia
dengan ilmu, hubungan manusia dengan ALLAH SWT. Tuhan yang memerintahkan sekalian
manusia dengan tujuan yang khusus yaitu untuk kesempurnaan, kebahagian manusia
dalam dunia dan akhirat. Sesungguhnya kesempurnaan ini tidak ada tolak banding
dan ianya telah diperakui oleh kawan maupun lawan.
Keagungan
Islam didalam bidang ilmu ini dan pencapaian teknologi telahpun terbuka dizaman
silam. Hal ini banyak dibicarakan oleh ALLAH SWT didalam Al-Quran. Didalam Al-Quran
tentang kisah pencapaian ilmu dan teknologi yang dilalui dan dicapai oleh para Rasul,
Nabi, dan umat-umat manusia di zaman tersebut. Seluruh kesempurnaan ilmu dan
teknologi yang boleh dicapai oleh manusia pada zamat itu telah terkumpuli dan
boleh dicapai sepenuhnya pada di zaman Baginda Rasulullah Muhammad SAW dan
seterusnya umat manusia yang kemudian sampai kepada alam yang fana ini
mengalami kiamat.
Malahan
sebahagian dari pada kemajuan ilmu dan teknologi yang boleh dicapai oleh
manusia Islam pada masa silam masih lagi terdapat dizaman sekarang dan
ketinggian teknologinya sehingga sampai masa kini tidak boleh lagi diterokai oleh
manusia modern.
Sekian dulu postingan Part 1.....