Senin, 26 Desember 2016

ILMU TAUHID INSAN KAMIL

BAB I

DILEMA KEMAJUAN TEKNOLOGI DAN ILMU ALLAH SWT DI ZAMAN MODERN  

(part 1)




          Islam dan aqidahnya telah lama wujud, sejak wujudnya manusia pertama kali yaitu Adam AS sampailah ke hari ini yaitu didalam kurun waktu abad ke-21 yang disifatkan oleh manusia sejagat raya ini sebagai zaman kemuncakan tamadun manusia dan tidak kurang pula dikalangan cerdik pandai dunia menyifatkan masa kini sebagai zaman sains dan teknologi ataupun seperti yang ada di film-film yaitu zaman perang dilangit (Star Wars) dan Islam akan hidup terus yakni wujud sampailah dunia yang fana ini kiamat.

            Islam adalah syariat hidup manusia yang diakui oleh ALLAH SWT akan kesempurnaannya, yang tidak berbanding hilang dan ianya juga merupakan satu-satu alternatif yakni merupakan pilihan cara hidup yang terbaik didalam alam maya ini dan juga bagi kehidupan diakhirat nanti.

            Syariat islam, aqidah Islam bersama dengan ilmu ALLAH telah berkembang dari satu dekade ke satu dekade, dari pada satu zaman ke satu zaman, dari pada seorang Nabi ke seorang Nabi, dari pada seorang Rasul ke seorang Rasul yang lain dan ianya berkembang sampai ke pada tahap yang paling lengkap dan sempurna di Zaman Rasulullah SAW.

          Syariat hidup secara Islam, teknologi Islam, dan Ilmu Allah juga turut sama berkembang seiring dengan ketinggian tamadun manusia dari pada satu dekade ke satu dekade sampailah ke suatu tahap derajat teknologi yang paling tinggi dan sempurna. Selanjutnya sampai menjangkautahap kepintaran pemikiran manusia dan juga terkeluar jauh dari pada tahap-tahap pencapaian daya pikir manusia. Seluruh kesempurnaan islam dari aspek pelaksanaan dan pengurusan dalam segi ekonomi, politik, sosial, budaya, ilmu teknologi dan sebagainya semuanya ada dan telah sempurna. Sebagaimana telah mendapatkan pengiktirafan dari ALLAH SWT yang disampaikan kepada baginda Rasulullah SAW setahun sebelum Wafat. Sebagai mana firman ALLAH SWT di dalam Al-Quran Surat Al-Maidah ayat 3.

          Yang Artinya : Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

              Dalam konteks Syariat hidup, ALLAH SWT telah mengajar dan menggariskan peraturan-peraturan (undang-undang) hidup manusai dengan manusia, hubungan manusia dengan alam ghaib, hubungan manusia dengan teknologi, hubungan manusia dengan ilmu, hubungan manusia dengan ALLAH SWT. Tuhan yang memerintahkan sekalian manusia dengan tujuan yang khusus yaitu untuk kesempurnaan, kebahagian manusia dalam dunia dan akhirat. Sesungguhnya kesempurnaan ini tidak ada tolak banding dan ianya telah diperakui oleh kawan maupun lawan.

              Keagungan Islam didalam bidang ilmu ini dan pencapaian teknologi telahpun terbuka dizaman silam. Hal ini banyak dibicarakan oleh ALLAH SWT didalam Al-Quran. Didalam Al-Quran tentang kisah pencapaian ilmu dan teknologi yang dilalui dan dicapai oleh para Rasul, Nabi, dan umat-umat manusia di zaman tersebut. Seluruh kesempurnaan ilmu dan teknologi yang boleh dicapai oleh manusia pada zamat itu telah terkumpuli dan boleh dicapai sepenuhnya pada di zaman Baginda Rasulullah Muhammad SAW dan seterusnya umat manusia yang kemudian sampai kepada alam yang fana ini mengalami kiamat.

              Malahan sebahagian dari pada kemajuan ilmu dan teknologi yang boleh dicapai oleh manusia Islam pada masa silam masih lagi terdapat dizaman sekarang dan ketinggian teknologinya sehingga sampai masa kini tidak boleh lagi diterokai oleh manusia modern.

Sekian dulu postingan Part 1..... 

Lanjut di part 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar